Minggu, 07 Februari 2016

Tongkrongan anak muda


Sebagai anak muda yang berkepergaulan.Gua seneng banget ama yang namanya nongkrong. Yang namanya sering-sering di sebut sebagai tongkrongan. Tongkrongan itu ga cuman di pake buat anak muda yah, dan gua yakin setiap anak muda pasti punya tempat nongkrong atau tongkrongan langganannya. Menurut teori gua sih gini nih yak: Tongkrongan itu suatu tempat dimana kita sering berkunjung, melakukan sesuatu, ngumpul bareng atau tempat-tempat yang hampir kebanyakan kita ngabisin waktu di tempat itu. Jadi ada bedanya tongkrongan sama tempat nongkrong itu. Kalo tempat nongkrong itu tempat yang emang sengaja kita kumpul berdua atau bareng-bareng. Kalo anak gaul kan cafe, agak murah dikit kedai, trus lebih ekonomis warkop, paling hemat kosan –kopinya bawa sedus dari rumah waktu pulkam- hahaha. Kalo tongkrongan bisa apa aja, kampus, sekolahan, kantor, rumah dan temen-temen rumah yang lain. Yaa kurang lebih gitu lah.

Trus gini, di zaman yang mulai serba digital ini, pasti para muda-mudi nih ga aneh ama yang namanya mall. Kalo di kota-kota besar kan udah ga aneh ya mall itu, udah menjamur dimana-mana. Ngabisin waktu di saat luang dan Mall sering di jadiin sebagai tempat hiburan pemuda-pemuda perkotaan dan daerah sekitarnya. Terkadang gua bingung juga, apa mesti gitu waktu luang itu di habisin buat jalan-jalan di mall, atau sekedar window shopping di mall atau tempat-tempat hiburan yang lain. Nggak gini loh, judulnya kan tongkrongan, jadi maksud gua gini, di daerah kampus aja tongkrongan mahasiswanya itu, kaya rental ps, biliyard, warkop ato tempat-tempat lain yang di situ ga ada perputaran unsur ilmiahnya. Kecuali di tempat-tempat yang udah gua sebutin tadi, ada pengkajian ilmiah atau seminar. Misal di rental PS, ada kajian tentang manfaat PS terhadap perkembangan life-skill mahasiswa. Naaah, kan mungkin bisa jadi agak lebih bermanfaat tuh rental PS. Trus di Warkop ngadain meeting membahas bagaimana cara mahasiswa bisa dengan murah menikmat kopi dan rokok? Ya ngecer dan ngutang, misal. Karena berhubung mahasiswa itu lebih banyak waktu luangnya daripada waktu ngampusnya, dipastiin bakal lebih banyak waktu yang digunakan di luar kelas kuliah. Ini juga berlaku buat siswa. Semisalnya tempat-tempat nongkrong mahasiswa dan pelajar itu di arahkan ke yang lebih bersifat keilmuan, atau kesastraan, atau... ya intinya yang punya hubungan ke dunia keilmuwan gitulah.

Gini deh, seandainya Pemkot atau Pemda punya Perpustakaan Umum yang megah, bagus dan lengkap. Ini bisa jadi alternatif lain buat siswa dan mahasiswa menghabiskan waktu nya. Kenapa ga nongkrong di perpus gitu kan? Biar lebih agak sedikit menghibur, bisa aja perpus itu jadi teman buat tempat kafe atau tempat-tempat kongkow bareng gitu. Tapi intinya dengan adanya Perpustakaan Umum pemuda-pemuda itu punya tempat untuk menghabiskan waktunya dengan membaca. Ya emang ga salah sih tempat-tempat hiburan itu, kalau kita udah sumpek sama yang namanya pelajaran atau tugas, tempat-tempat hiburan kan dibutuhin banget. Tapi jangan semua waktu luangnya di abisin buat maen ke tempat-tempat ga jelas.

Die neue Bibliothek Stuttgart
Coba aja kita liat di Eropa dan negara-negara majunya, ambil contoh aja Jerman. Jerman itu hampir di setiap kota punya Perpustakaan daerah milik pemerintah. Keren mampus men perpusnya. Bahkan ada yang sampe tujuh lantai isinya buku semua, bayangin coba. Lah kita? Cuman punya 4 lantai, itu juga tempat belanja semua isinya. Gua punya mimpi tuh anak muda itu tempat nongkrongnya di perpus. Jadi ini bisa jadi gambaran gimana bangsa kita akan maju, karena barometernya ada pada anak mudanya. Dengan perpustakaan siapa tahu minat baca rakyat indonesia jadi bertambah, iya kan, terutama para mahasiswa dan pelajarnya. Ya meski meningkatkan minat baca ga cuman dari satu aspek.


Jadi maksud dari artikel gua yang ini adalah  penyaluran waktu. Masyarakat dan khususnya kalangan pelajar akan terbantu mengatasi masaIah gabut time nya dengan hal-hal yang positif. Apalagi jomblo jomblo baper yang hari-harinya sibuk mikirin perasaan. Padahal si doi ga pernah mikirin perasaannya. Sangat bisa terbantu tuh jomblo. Daripada stalking IG dan Timeline mantan. Mending sibukin diri dengan membaca di perpustakaan. Ini juga bisa jadi gambaran akan kemajuan negaranya. Kemajuan suatu negara itu bisa diliat dari cara negara tersebut menghargai ilmu pendidikannya. 

Coba tuh bandingin dua gambar dia atas. Yang satu 6 lantai isinya tempat perbelanjaan, yang satu 6 lantai isinya buku semua. Ya gak heran kalau Indonesia masyarakatnya konsumtif dan minat bacanya rendah.

Sabtu, 06 Februari 2016

Stop dreaming. Start doing!


Tak perlu kemegahan untuk memulai apa itu perjalanan. Tinggalkan semua gengsi, suatu hidup berawal dari suatu harap dan mimpi. Harapan yang selalu membawa kita hari ke hari, mimpi yang membuat kita selalu memacu diri. Dalam semua kesederhanaan, bersabarlah, Tuhan takan pernah tertidur bagi hambaNya yang selalu mencoba dan berusaha. Orang yang bermaksiat saja Tuhan takan pernah lupa, bagaimana Ia bisa lupa bagi hambaNya yang taat dan selalu istiqomah.
Hiduplah seperti adanya kamu, tak perlulah memulai sesuatu yang besar itu dengan sesuatu yang besar pula, lakukanlah dengan sesuatu yang kecil namun dengan cinta yang besar.
Semua itu memang berawal dari mimpi, mimpi yang akan memacu kita untuk melesat atau tersesat. Jangan pernah takut miskin. Tuhan mampu menciptakan 7lapis langit dan ribuan planet di tatasurya. Maka apakah Tuhan tidak mampu membuat nasi untuk kau makan atau uang untuk kau menuntut ilmu? Itu semua tak ada arti bagiNya. Pahamilah bahwa itu mengartikan kita untuk berusaha dan istiqomah.

Akuilah apa dirinya kamu, miskin dan kaya mungkin terkadang menjadi patokan bagi kita yang hendak berjuang memperoleh kesejahteraan. Namun percayalah, Tuhan takan pernah salah dalam membuat takdir. Lantas kalian takluk akan takdir, bila Tuhan selalu mengasihi dan tak pernah salah dalam menentukan. Bukan! Bukan begitu! Jangan pernah sekali-kali kau berdamai dengan takdir bila belum meneteskan keringat dalam usahamu. Katakan pada takdir, “berdamailah denganku.”


Pagi penuh rindu

Pagi selalu bisa membuatku tersenyum
Karena pagi menandakan bahwa aku masih bisa melakukan sesuatu perubahan
Pagi selalu bisa membuatku menggebu-gebu karena sejuk hawanya membuat sukma segar Setelah penat seharian malam
Tentu pagi akan indah tergantung bagaimana malam
Tergantung bagaimana tidur
Tergantung siapa dan apa yang kita pikir dan lakukan pada malamnya
Pagi, mengapa kali ini kau membuatku merindu
Merindu pada rasa yang membuatku bertanya; ini apa? ini siapa?
Rindu yang membuatku ingin segera menikahi setiap rasa endorfin yang datang dan memikat
Meski sekilas itu terlihat bodoh dan tak matang
Namun itu datang begitu saja seperti ombak menyapa pantai, begitu saja
Seperti semburat matahari merajuk mega, begitu saja


Jumat, 05 Februari 2016

Belajar lah Berteman dengan dirimu sendiri


Belajarlah berteman dengan dirimu sayang. Agar kau tak pernah merasa tidak punya teman. Bukankah dirimu adalah aku dan aku adalah dirimu yang akan menjadi kita ketika kita berbuah hati dalam ikatan sebuah janji sehidup semati.

Aku ingin mengajarimu makna berteman sayang, agar kau tak pernah merasa kehilangan, agar kau tak pernah mengerti hakekat kehilangan, karena semua keberadaan ada pada dirimu. Karena aku tak akan selamanya menyatu dengan jasad sayang. Tiada satupun yang akan abadi untuk di cinta, kecuali Dia.  Aku takan selamanya menyatu dengan mu di setiap malam kemesraan.

Teman sejatimu adalah dirimu sendiri sayang, cinta sejatimu hanyalah dirimu sendiri sayang, kekasih sejati mu hanyalah dirimu sendiri sayang, buah hati tercinta mu hanyalah darah dagingmu sendiri sayang, suami tercintamu hanyalah dirimu sendiri sayang.

Aku hanyalah suami mu dalam makna dunia, suami hanyalah simbol perwujudan dirimu yang lain, yang harus kau layani. Rina, gea, dini, fira, ayse adalah temanmu dalam makna dunia. Fikar hanyalah buah hatimu dalam makna dunia. Tak ada yang bermakna sejati dalam dunia, dunia penuh dengan kefanaan, ketidakpastian, keraguan, itulah dunia, jangan pernah mencintainya dan jangan pernah merasa kehilangan akannya.

Cintaku padamu takan pernah lebih besar dari cintamu pada dirimu.
Aku hanya ingin mengajarkan padamu sayang, kalau kamu adalah kamu yang cukup untuk menjadi kamu tanpa pernah kamu merasa kurang dari apa yang tidak ada padamu. Hanya Tuhan sayang, hanya Tuham yang mampu melengkapi setiap apa yang kamu butuhkan tanpa perlu kamu mendiktenya. Aku takan pernah mampu sayang, Takan pernah. Bila ada lelaki setelah ku berkata ia mampu, katakan padanya kalo dia hanya akan membuang-buang waktunya bila dia menikahimu hanya untuk memenuhi kebutuhanmu.

Sept.2015


Malam


Malam

Aku selalu suka malam
Waktu penghilang penat miliaran spesies bumi
Waktu penghangat rindu sang suami perantau pulang
Waktu penghancur kesah seorang pengangguran
Waktu penghibur jiwa si pencari hiburan malam
Waktu pereda pilu si sakit hati, atau mungkin kumat pada malam hari
Hanya malam yang punya cerita
Malam yang selalu berhasil membuatku luluh
Lalu berfikir, kalau hidup harus realistis
Serealistis air hancurkan batu mesti perlahan
Semua harus ada usaha, hanya malam yang bisa membuatku berfikir sejernih itu
Malam pula yang bisa membuatku yakin kalau esok masih ada
Malam juga yang selalu bisa membuatku seketika berbunga tatkala bahagia terjadi sebelumnya lantas teringat-ingat
Malam juga tempat semua kekusutan lurus kembali
Malam juga yang membuatku teringat kalau aku cowo dengan sejuta harapan dan impian

Malam juga berhasil membuatku semangat; untuk melakukan hal yang lebih baik

selamat malam, malam.